UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS
ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI

PENULISAN ILMIAH

PERANCANGAN WEBSITE SEKOLAH
SMPN 10 DEPOK MENGGUNAKAN PHP DAN MY SQL
Nama : Harum Rahayu
NPM : 19113721
Jurusan : Sistem
Informasi
Pembimbing : Singgih Jatmiko, S.Si., M.Sc.
Diajukan Guna Melengkapi Sebagai Syarat Dalam Mencapai Gelar Setara Sarjana
Muda
UNIVERSITAS GUNADARMA
2016
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT
atas segala rahmat dan karunia-Nya, sholawat dan salam selalu tercurah pada junjungan Nabi besar Muhammad SAW, sehingga
penulis dapat menyelesaikan penulisan ilmiah dengan judul “PERANCANGAN WEBSITE SEKOLAH SMPN 10 DEPOK
MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL”
tepat pada waktunya.
Penulisan ilmiah ini dibuat guna melengkapi salah satu
syarat untuk menyelesaikan jenjang S1 / Strata satu pada Universitas Gunadarma.
Penulisan ilmiah ini merupakan sarana pengembangan dan pengujian atas apa yang
pernah penulis dapatkan selama ini.
Dalam menyelesaikan penulisan ini disadari pula, bahwa
tanpa bantuan dari berbagai pihak, baik berupa bimbingan, petunjuk, saran,
keterangan dan data, serta dukungan dan dorongan yang diberikan kepada penulis,
mungkin penulisan ini belum dapat diselesaikan. Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan
rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian penulisan ini,
diantaranya:
1. Ibu Prof. Dr. Hj. E.S. Margianti,
SE., MM. selaku Rektor Universitas Gunadarma.
2. Bapak Prof. Dr. rer. nat. Achmad
Benny Mutiara, SSi., SKom. selaku Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi
Informasi.
3. Bapak Dr. Setia Wirawan, Skom., MMSI. selaku Ketua
Jurusan Sistem Informasi.
4. Ibu Sri Nawangsari, SE., MM. Selaku koordinator PI.
5. Bpk Singgih Jatmiko, S.Si., M.Sc. selaku Dosen Pembimbing, terima kasih atas segala
bantuan dan bimbingannya dari persiapan hingga penyelesaian penulisan ini.
6. Kedua orang tuaku yang telah banyak
memberikan bantuan moril, materil dan semua fasilitas untuk penyelesaian
penulisan ini dan untuk kakakku yang
terus memberikan semangat kepadaku.
7. Para staff Pengajar, Dosen Universitas Gunadarma
yang telah membimbing penulis dalam menuntut ilmu.
8. Bpk. H.Sahir, S.pd selaku Kepala Sekolah SMPN10
Depok.
9. Untuk Kelas 3KA09 yang telah memberikan canda tawa
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan ini masih
banyak kekurangan. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca
guna perbaikan penulisan yang akan datang. Semoga penulisan ilmiah ini
bermanfaat bagi semua pihak yang membacanya.
Depok, April 2016
Penulis
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Teknologi
dan informasi adalah bagian penting dari kehidupan manusia masa kini. Teknologi dan informasi berguna untuk membantu kerja manusia dalam berbagai bidang usaha, pendidikan maupun bidang lain yang memang memiliki kaitan terhadap teknologi dan informasi. Perkembangan teknologi dan informasi pada masa
modernisasi dan globalisasi semakin menunjukkan perkembangan yang pesat.
Internet
merupakan salah satu dari perkembangan teknologi itu sendiri. Adanya
internet akan memudahkan dalam
mencari informasi dari seluruh dunia,
tanpa
adanya batas halangan waktu, jarak, bahkan bahasa. Kini teknologi internet dalam pencarian informasi
telah banyak dilirik oleh berbagai perusahaan, institusi pemerintah maupun
institusi swasta, dengan
menciptakan website sebagai sarana
promosi, edukasi, bahkan komersial. Kini banyak sekali jenis-jenis website yang dapat dilihat di search engine, salah satunya yang banyak menjamur
adalah website lembaga
pendidikan (sekolah). Sekolah dapat
mempromosikan yang berkaitan dengan kegiatan sekolah, visi misi kepada masyarakat umum
melalui halaman website yang
dimiliki.
Kondisi lembaga pendidikan SMPN 10 Depok
pada saat ini memiliki beberapa permasalahan diantaranya yaitu, belum banyak
masyarakat yang mengenal lembaga pendidikan SMPN 10 Depok karena letak sekolah yang berada
dalam pedesaan serta sulitnya alumni untuk mendapatkan
informasi mengenai lembaga pendidikan SMPN 10 Depok
itu sendiri. Melihat permasalahan tersebut penulis membuat sebuah website lembaga
pendidikan SMPN
10 Depok dengan menggunakan beberapa aplikasi
seperti Adobe Photoshop CS5,
Adobe Dreamweaver CS5, CSS, PHP dan MySQL.
1.2
Batasan Masalah
Pembuatan
website lembaga pendidikan SMPN 10 Depok ini hanya membahas mengenai pembuatan aplikasi website yang berisi antara lain: informasi
halaman beranda, tentang kami atau profil dari sekolah, galeri kegiatan, buku
tamu, ekstrakulikuler, fasilitas, prestasi, informasi lulusan, informasi
sekolah, denah lokasi, data guru serta grafik siswa. Adapun website
ini dibuat dengan
menggunakan Adobe Photoshop CS5, Adobe Dreamweaver CS5, CSS, PHP dan MySQL.
1.3
Tujuan Penulisan
Tujuan
dari penulisan ilmiah ini adalah membuat website lembaga pendidikan SMPN
10 Depok untuk memberikan informasi tentang lembaga pendidikan SMPN 10 Depok
dan diharapkan dapat berguna bagi masyarakat.
1.4
Metode
Penelitian
1.
Analisis Masalah
Pada tahap ini, penulis menganalisis suatu masalah tentang
banyaknya masyarakat yang belum mengenal lembaga pendidikan SMPN 10 Depok dan
sulitnya alumni dalam mendapatkan informasi lembaga pendidikan tersebut, sehingga
penulis mencari solusi agar dapat memecahkan permasalahan tersebut dengan membuat
website lembaga pendidikan SMPN 10 Depok.
2.
Mengumpulkan Isi Konten
Mengumpulkan isi/konten yang berhubungan dengan penulisan
ilmiah ini. Isi/konten diperoleh melalui proses wawancara dan meminta data ke pihak
lembaga SMPN 10 Depok.
3.
Membuat Struktur Navigasi
Membuat struktur navigasi, meliputi pembuatan struktur
navigasi menu dan admin, beserta storyboard.
4.
Merancang Tampilan Website
Merancang desain output tampilan website dengan
menggunakan Adobe Photoshop CS5 dan CSS.
5.
Membuat Coding Program
Tahap ini merupakan tahap implementasi dari tahap perancangan,
yaitu mengubahnya menjadi bentuk yang dapat dimengerti oleh bahasa computer melalui
proses coding, dengan membuat program dan database menggunakan bahasa pemrograman
PHP dan MySQL.
6.
Uji Coba Website
Pada tahap ini, penulis melakukan ujicoba website.
Apabila pengujian itu telah sesuai dengan rancangan program yang penulis buat,
maka pemrograman tersebut dapat dikatakan berhasil.
Tahap ini adalah tahap terakhir yang dilakukan penulis,
yaitu mengupload dan mempublikasikan website.
1.5
Sistematika Penulisan
Sistematika penyajian dari penulisan ilmiah ini terdiri dari empat
bab, setiap bab dapat terdiri dari beberapa sub-bab. Adapun sistematika tulisan ilmiah ini adalah
sebagai berikut :
BAB I : PENDAHULUAN
Dalam bab ini diuraikan latar belakang penulisan, batasan
masalah, metode penelitian, selanjutnya tujuan penulisan dan terakhir
sistematika penulisan yang memberikan gambaran uraian penulisan yang terdapat
dalam tulisan ilmiah
ini.
BAB II : LANDASAN TEORI
Bab ini berisikan penjelasan konsep-konsep dasar internet dan
bahasa HTML untuk pembuatan halaman Web dan bentuk dasar struktur navigasi.
BAB III : PEMBAHASAN
Bab ini berisikan pembahasan tentang langkah-langkah dan cara
pembuatan sebuah halaman Web dimulai dari penulisan teks yang merupakan inti
dari informasi melalui media Ms Word dan manipulasi/modifikasi halaman Web sampai dengan
dipublikasikan di server Web.
BAB IV : PENUTUP
Pada bab ini berisikan kesimpulan dan saran-saran.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1
Internet
Internet berasal
dari kata Interconnection Networking yang mempunyai arti hubungan berbagai
computer dengan berbagai tipe yang membentuk suatu jaringan yang mencakup
seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan melalui jalur komunikasi
seperti telepon.
Yang mengatur
integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini adalah protokol-protokol yang
umum disebut TCP/IP. TCP (Transmission Control Protokol) yang memastikan bahwa
semua hubungan kerja dengan benar, Sedangkan IP (Internet Protocol) yang
mentransmisikan data dari komputer satu ke komputer lain. TCP/IP secara umum
antara lain berfungsi untuk memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute
alternatif jika suatu rute tidak dapat digunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket
pengiriman data, dan lain-lain.
Untuk dapat ikut
serta menggunakan fasilitas internet, biasanya anda harus berlangganan ke salah
satu ISP (Internet Service Provider) yang ada di kota anda. ISP ini biasa
disebut Penyelenggara Jasa Internet.
2.1.1
Sejarah Internet
Internet awalnya
merupakan suatu rencana dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US
Departement of Defense) pada sekitar tahun 60-an. Dimulai dari suatu proyek
yang dinamakan ARPANET atau Advance Research Projects Agency Network. Beberapa
universitas di Amerika diantaranya UCLA, Stanford UC Santa Barbara dan
University of Utah, diminta bantuan dalam mengerjakan proyek ini dan awalnya
telah berhasil menghubungkan 4 komputer di lokasi universitas yang berbeda
tersebut. Perkembangan ARPANET ini cukup pesat jika dilihat dari
perkembangannya pada saat itu. Sebagai gambarannya pada tahun 1977, ARPANET
telah menghubungkan lebih dari 100 miniframe komputer dan saat ini terdapat 4
juta lebih host jaringan yang terhubung pada jaringan ini.
Jumlah sebenarnya
dari komputer yang terhubung tidak dapat diketahui dengan pasti, karena
perkembangan komputer yang terhubung dengan suatu jaringan semakin lama semakin
besar. Karena perkembangannya yang pesat, jaringan koputer tidak lagi disebut
ARPANET karena semakin banyak komputer dan jaringan-jaringan regional yang
terhubung. Konsep ini kemudian berkembang dan dikenal dengan konsep
internetworking. Oleh karena itu istilah internet menjadi semakin populer, dan
orang-orang menyebut jaringan besar komputer tersebut dengan istilah internet.
2.1.2
Istilah-istilah pada internet
Ada beberapa istilah yang sering
digunakan apabila anda bekerja dengan internet, diantaranya yaitu :
1.
World
Wide Web
Salah satu
layanan dari internet adalah World Wide Web (WWW), layanan yang cukup baru
dikembangkan dalam internet dan menjadi layanan aplikasi yang populer digunakan
pemakai jaringan internet dan perkembangannya terus dilakukan sampai saat ini
untuk menyempurnakan teknologi ini. WWW atau biasa disebut dengan Web saja ,
bekerja dengan menggunakan teknologi yang disebut Hypertext, yang kemudian
dikembangkan menjadi suatu protokol aplikasi yang disebut HTTP (Hypertext
Transfer Protocol). Dengan adanya fasilitas ini menjadikan web sebagai suatu
aplikasi yang paling luwes untuk menjelajahi internet.
Dengan
menggunakan WWW, pengaksesan berbagi informasi di internet misalnya gopher,
WAIS, ftp, mail dan sebagainya,dapat dilakukan dengan suatu cara yang umum.
Dengan teknologi hypertext akan menggabungkan berbagai jenis representasi dan
metode pengaksesan informasi dan menjadikannya dalam berbagi bentuk informasi
seperti text, grafik, suara, animasi, video, dan sebagainya.
2.
Web
Site
Merupakan tempat
informasi dengan berdasarkan topik tertentu. Dimisalkan situs web ini sebagai
sebuah buku yang berisi suatu topik tertentu.
3.
Web
Page
Merupakan file text yang berisi tag-tag dengan format HTML, link ke
file grafik atau halaman web lain. File-file ini disimpan pada server baik
berupa internet maupun berupa intranet. Diumpamakan halaman web ini merupakan sebuah
halaman khusus buku dari situs web tertentu.
4.
Web
Server
Saat ini informasi yang didapat di internet tidak lagi hanya
berbentuk text data, tetapi dapat berupa grafis yang interaktif dengan pemakai.
Hal ini dimungkinkan dengan adanya teknologi WWW. Informasi WWW ini disimpan
pada web server untuk dapat diakses dari jaringan internet. Macam-macam server
yang terdapat pada jaringan internet antara lain seperti Transaction server,
WAIS server,gopher server, IRC server, dsb.
5.
URL
(Universal Resource Locator)
Pada penggunaan WWW, penunjukan suatu sumber informasi menggunakan
suatu metode Universal Resource Locator (URL), yang merupakan konsep penamaan
lokasi standart dari suatu file, direktori, komputer, lokasi komputernya, dan
metode yang digunakan. URL tidak hanya dapat menunjukan ke suatu file tapi
dapat juga menunjukan suatu query, atau
dokumen dalam suatu database. Dengan URL ini akan didefinisikan lokasi
dan metode pengaksesan file tersebut.
6. Hyperlink
Merupakan cara utama sebagai penghubung antar halaman dan situs web dalam
www dan biasanya disebut link.
2.2
Homepage
Sebelum mengakses berbagi macam informasi
dalam suatu web site, kita akan menemui suatu web pembuka yang disebut dengan
Homepage. Page ini merupakan halaman utama dari suatu web organisasi pemilik
web site tersebut. Pada dasarnya homepage adalah suatu sarana untuk
memperkenalkan secara singkat tentang isi keseluruhan web site.
2.3
Browser
Merupakan suatu aplikasi yang digunakan
untuk memudahkan anda melakukan navigasi berbagai data dan informasi pada WWW.
Salah sau web browser yang populer saat ini adalah Internet Explorer, Mozilla Firefox dan Nescape Communicator.
2.4
HTML
Jika hypertext dan HTML merupakan kunci
dalam pembuatan WWW, kunci dalam pembuatan suatu web adalah HTML (Hypertext
Markup Language). HTML memakai kode yang disebut tag, untuk memformat dan
mendefinisikan text pada sebuah halaman web.
Web browser yang anda gunakan akan
menerjemahkan kode-kode ini menjadi text halaman web dan grafik yang anda lihat
di layar. Tag HTML tidak hanya sekedar
memberitahu web browser cara memformat text dan menempatkan grafik. Hyperlink
misalnya, memberitahu web browser untuk mencari halaman lain di internet dan
menampilkannya di layar pemakai.
HTML merupakan suatu sistem penulisan perintah dan formatting hypertext
sederhana yang di tulis ke dalam dokumen text ASCII agar dapat menampilkan tampilan
visual terintegrasi. Dengan kata lain dokumen akan di buat dalam aplikasi
pengolah kata dan di simpan ke dalam format ASCII normal sehingga menjadi
homepage dengan perintah-perintah HTML.
2.5
Struktur
Navigasi
Struktur navigasi atau penjejakan adalah
struktur atau alur dari suatu program. Struktur navigasi termasuk struktur terpenting
dalam pembuatan aplikasi halaman Web dan gambarannya harus sudah ada pada tahap
perencanaan. Peta penjejakan merupakan perancangan hubungan dan rantai kerja
dari beberapa area yang berbeda serta dapat membantu mengorganisasikan seluruh
elemen halaman Web dengan pemberian perintah dan pesan. Peta penjejakan juga
memberikan kemudahan dalam menganalisa keinteraktifan seluruh obyek dalam
halaman Web dan bagaimana pengaruh keinteraktifannya terhadap pengguna.
Peta penjejakan
mempunyai beberapa ciri khas yang dapat digolongkan menurut kebutuhan akan
obyek, kemudahan pemakaian, keinteraktifitasannya, dan kemudahan dalam
pembuatan yang secara tidak langsung mempengaruhi waktu pembuatan suatu
aplikasi halaman Web. Beberapa dasar struktur pembuatan halaman Web yaitu
linier, hirarki, non linier, dan campuran.
2.5.1
Linier
Linier (satu alur) merupakan
struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut. Struktur ini
menampilkan satu demi satu tampilan layar secara urut menurut urutannya.
Tampilan yang dapat ditampilkan pada struktur jenis ini adalah satu halaman
sebelumnya atau satu halaman sesudahnya tidak dapat dua halaman sebelumnya atau
dua halaman sesudahnya. Pada struktur penjejakan ini tidak diperkenankan adanya
percabangan. Biasanya struktur ini digunakan untuk membuat Halaman Web
Presentasi karena tidak terlalu menuntut keinteraksian tetapi hanya memerlukan
keindahan dan kemudahan menampilkan data sebagai informasi.
Gambar 2.1
Struktur Navigasi Linier
2.5.2
Hirarki
Hirarki (bercabang) merupakan
suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data berdasarkan
kriteria tertentu. Tampilan pada menu pertama akan disebut sebagai Master Page
(halaman utama kesatu), halaman utama ini akan mempunyai halaman percabangan
yang dikatakan Slave Page (halaman pendukung). Jika salah satu halaman
pendukung dipilih atau diaktifkan, maka tampilan tersebut akan bernama Master
Page (halaman utama kedua), dan seterusnya. Pada struktur penjejakan ini
tidak diperkenankan adanya tampilan secara linier.

Gambar 2.2 Struktur Navigasi Hirarki
2.5.3
Non
Linier
Struktur penjejakan Non Linier (tidak
berurut) merupakan pengembangan dari struktur penjejakan Linier. Pada struktur
ini diperkenankan membuat penjejakan bercabang. Percabangan yang dibuat pada
struktur Non Linier ini berbeda dengan percabangan pada struktur Hirarki,
karena pada percabangan Non Linier ini walaupun terdapat percabangan, tetapi
tiap-tiap tampilan mempunyai kedudukan yang sama tidak ada Master Page dan
Slave Page.

Gambar 2.3 Struktur
Navigasi Non Liner
2.5.4
Campuran
Struktur penjejakan campuran (composite) merupakan gabungan dari ketiga struktur sebelumnya yaitu Linier,
Non Linier dan Hirarki. Struktur penjejakan ini juga biasa disebut struktur
penjejakan bebas. Jika suatu tampilan membutuhkan percabangan, maka dapat
dibuat percabangan, dan bila dalam percabangan tersebut terdapat suatu tampilan
yang sama kedudukannya maka dapat dibuat struktur Linier dalam percabangan
tersebut. Struktur penjejakan ini banyak digunakan dalam pembuatan aplikasi
halaman Web sebab struktur ini dapat memberikan keinteraksian yang lebih
tinggi.

Gambar 2.4. Struktur Navigasi Campuran
Setiap struktur peta penjejakan seperti yang baru
dibahas mempunyai fungsi dan tujuan tersendiri, tidak ada yang lebih baik atau
lebih buruk. Penggunaan peta penjejakan bergantung kepada kebutuhan dan tujuan
dari aplikasi halaman Web yang hendak dibuat. Misalnya Struktur Linear cocok
untuk menyajikan cerita atau tutorial, sedangkan Struktur Hirarki lebih tepat
untuk menyajikan divisi-divisi dalam sebuah perusahaan. Kedua hal tersebut
sangatlah penting, karena sistem navigasi yang buruk akan membuat pengunjung
mudah tersesat dan jengkel sehingga malas berkunjung lagi. Struktur penjejakan
akan menentukan sistem navigasi yang digunakan pada perancangan halaman web.
Semakin kompleks peta penjejakan yang digunakan, maka semakin sulit pula
pembuatan aplikasi halaman Web dari peta penjejakan tersebut.
2.6
PHP
PHP
(Hypertext Preprocessor) adalah bahasa skrip
yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP disebut sebagai bahasa server-side scripting untuk membuat
halaman web yang dinamis. Maksud dari server-side
scripting adalah sintaks dan perintah-perintah yang dituliskan akan
diproses terlebih dahulu di server, kemudian hasilnya akan ditampilkan lewat
browser berupa kode-kode HTML.
Dengan demikian seorang pengguna internet tidak dapat
melihat kode program yang ditulis dalam PHP sehingga keamanan dari halaman web
menjadi lebih terjamin.
2.6.1
Kelebihan
PHP
PHP memiliki
kelebihan diantara bahasa pemrograman lain, diantaranya :
1.
Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa
script yang tidak melakukan sebuah
kompilasi dalam penggunaanya.
2.
Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan
dimana - mana dari mulai apache,
IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan configurasi yang relatif mudah.
3.
Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena
banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam
pengembangan.
4.
Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa
scripting yang paling mudah karena
memiliki referensi yang banyak.
5.
PHP adalah bahasa open source yang dapat
digunakan di berbagai mesin (Linux,
Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console
serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.
2.7
Database
Basis data
adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik
sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program untuk memperoleh informasi
dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan
memanggil kueri (query) basis data disebut system manajemen basis data (database
management system, DBMS).
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan,
atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan
terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut
skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan
di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau
memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model
data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang mewakili
semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap
tabel terdiri dari baris dan kolom. Dalam model ini, hubungan antar tabel
diwakili dengan menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain
seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih
eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang
saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem
manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika
konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah
basis data untuk kedua arti tersebut.
2.8
Structured
Query Language (SQL)
Structured Query
Language (SQL) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk
mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto (pada kenyataannya) merupakan bahasa
standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir
semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen
datanya.
SQL terdiri dari tiga bahasa, yaitu Data Definition
Language (DDL),
Data
Manipulation Language (DML) dan Data
Control Languange (DCL). Implementasi ketiga bahasa ini berbeda untuk tiap
sistem manajemen basis data (SMBD), namun secara umum implementasi tiap bahasa
ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI.
2.8.1
Data
Definition Language
DDL
merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk membangun kerangka atau struktur
dari database. DDL juga berfungsi untuk mendefinisikan,
mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam
basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang
digunakan adalah
CREATE untuk membuat objek baru, ALTER
untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL
biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah
aplikasi basis data.
1) CREATE
Perintah ini
digunakan untuk membuat basis data maupun objek-objek basis data. dengan :
·
nama_field
adalah nama kolom (field) yang akan dibuat. Beberapa sistem manajemen basis
data mengizinkan penggunaan spasi dan karakter nonhuruf pada nama kolom.
·
tipe_data
tergantung implementasi sistem manajemen basis data. Misalnya, pada MySQL, tipe
data dapat berupa
VARCHAR, TEXT, BLOB,
ENUM, dan sebagainya.
·
constraints adalah
batasan-batasan yang diberikan untuk tiap kolom. Ini juga tergantung
implementasi sistem manajemen basis data, misalnya
NOT NULL,
UNIQUE, dan sebagainya. Ini dapat digunakan untuk
mendefinisikan kunci primer (primary key) dan kunci asing (foreign
key). Satu tabel boleh tidak memiliki kunci primer sama sekali, namun
sangat disarankan mendefinisikan paling tidak satu kolom sebagai kunci primer.
2) ALTER
Perintah
ini digunakan untuk mengubah atau memodifikasi struktur tabel yang telah dibuat
sebelumnya. Database objek yang dapat dimodifikasi strukturnya dengan perintah
ALTER adalah index, sequence, table, user, dan view.
3) DROP
Perintah ini digunakan untuk menghapus objek pada database.
2.8.2
Data
Manipulation Language
DML merupakan
sub bahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database yang telah
terbuat dan tidak terkait dengan perubahan struktur dan definisi tipe data dari
objek database. Perintah yang umum dilakukan adalah :
1)
SELECT
Perintah ini adalah
perintah yang paling sering digunakan pada SQL, sehingga terkadang istilah query
dirujukkan pada perintah SELECT. SELECT
digunakan untuk menampilkan data dari satu atau lebih tabel, biasanya dalam
sebuah basis data yang sama. Secara umum, perintah SELECT memiliki bentuk lengkap dengan:
·
kondisi
adalah syarat yang harus dipenuhi suatu data agar ditampilkan. Kondisi
dapat dihubungkan dengan operator logika, misalnya AND, OR, dan sebagainya.
·
kondisi_aggregat
adalah syarat khusus untuk fungsi aggregat.
Beberapa SMBD memiliki fungsi aggregat, yaitu fungsi-fungsi khusus yang
melibatkan sekelompok data (aggregat). Secara umum fungsi aggregat adalah :
SUMuntuk menghitung total nominal dataCOUNTuntuk menghitung jumlah kemunculan dataAVGuntuk menghitung rata-rata sekelompok dataMAXdanMINuntuk mendapatkan nilai maksimum/minimum dari sekelompok data
Fungsi aggregat
digunakan pada bagian
SELECT. Syarat untuk fungsi aggregat diletakkan pada
bagian HAVING, bukan WHERE.
2) INSERT
Perintah ini
digunakan untuk menyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam tabel.
Penggunaannya setelah database dan tabel selesai dibuat.
3) UPDATE
Perintah ini
digunakan untuk memperbarui data lama menjadi data terkini. Jika Anda memiliki
data yang salah atau kurang up to date dengan kondisi sekarang, maka dapat
diubah isi datanya menggunakan perintah UPDATE.
4) DELETE
Perintah ini digunakan untuk menghapus data dari tabel. Biasanya data yang
dihapus merupakan data yang sudah tidak diperlukan lagi. Pada saat menghapus
data, perintah yang telah dijalankan tidak dapat digagalkan, sehingga data yang
telah hilang tidak dapat dikembalikan lagi.
2.8.3
Data Control Languange
Data Control Language (DCL) merupakan sub bahasa SQL
yang digunakan untuk melakukan
pengontrolan data dan server databasenya. Perintah DCL, di antaranya:
1)
GRANT
Perintah ini digunakan untuk memberikan hak/ijin akses
oleh administrator (pemilik utama) server kepada user (pengguna biasa). Hak
akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil (SELECT), menghapus
(DELETE), mengubah (UPDATE), dan hak khusus berkenaan dengan sistem
databasenya.
2)
REVOKE
Perintah ini memiliki kegunaan terbalik dengan GRAND,
yaitu untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan kepada
user oleh administrator.
2.9
Software
- Software Aplikasi
2.9.1
MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem
manajemen basis data SQL atau DBMS (database management system) yang multithread, multi-user,
dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache,
dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk
kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan
disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode
sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB
adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.
MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem
manajemen basisdata relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis
dibawah lisensi GPL (General Public License). Setiap pengguna dapat secara
bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak
boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya
merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada
sebelumnya; SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep
pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan
data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara
otomatis.
MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :
1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan
stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X
Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
2. Perangkat lunak sumber terbuka.
MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi
GPL sehingga dapat digunakan secara
gratis.
3. Multi-user. MySQL dapat digunakan
oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau
konflik.
4. 'Performance tuning', MySQL memiliki
kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain
dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
5. Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam
tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double,
char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki
operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam
perintah (query).
7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa
lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user
dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
8. Skalabilitas dan Pembatasan.
MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman
(records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu
batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan
koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named
Pipes (NT).
10. Lokalisasi. MySQL dapat
mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh
bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
11. Antar Muka. MySQL memiliki antar
muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan
menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
12. Klien dan Peralatan. MySQL
dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk
administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk
online.
13. Struktur tabel. MySQL memiliki
struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan
basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.
2.9.2
phpMyAdmin
phpMyAdmin adalah perangkat lunak yang ditulis dengan
bahasa pemrograman PHP yang digunakan
untuk pengelolaan basis data MySQL melalui World
Wide Web. phpMyAdmin mendukung berbagai
operasi MySQL, diantaranya (mengelola basis data, tabel-tabel, bidang (fields), relasi
(relations), indeks, pengguna (users), perijinan (permissions),
dan lain-lain).
Pengembangan phpMyAdmin
dimulai pada tahun 1998 oleh Tobias Ratschiller seorang konsultan IT. Ratschiller menulis kode baru untuk
phpmyadmin dan meninggalkan
proyek phpMyAdmin pada tahun 2001. Sekarang,
Oliver Muller meneruskan pengembangan phpMyAdmin di SourceForge bersama beberapa pengembang lainnya yaitu Marc Delisle, Michal ÄŒihaÅ™, Sebastian Mendel dan Herman van Rink.
Dengan phpMyAdmin, seseorang dapat membuat database,
membuat tabel, mengisi data, dan lain-lain dengan mudah, tanpa harus menghafal
baris perintahnya. phpMyAdmin merupakan bagian untuk mengelola basis data MySQL
yang ada di komputer.
2.9.3
Adobe
Dreamweaver
Adobe
Dreamweaver adalah sebuah HTML editor professional untuk mendesain
web secara visual dan mengelola situs atau halaman web. Pada Dreamweaver
terdapat beberapa kemampuan
bukan hanya sebagai software untuk desain web saja tetapi juga untuk menyunting
kode serta pembuatan aplikasi web dengan menggunakan beberapa bahasa pemrogaman
web, antara lain JPS, PHP, ASP dan Coldfusion.
Dreamweaver
merupakan software utama yang digunakan oleh Web Desainer maupun Web Programmer dalam
mengembangkan suatu situs web. Hal ini disebabkan ruang kerja, fasilitas dan
kemampuan Dreamweaver yang mampu meningkatkan produktifivas dan efektivitas
dalam desain maupun membangun suatu situs web.
Fasilitas yang
ada dalam Adobe Dreamweaver memberikan kemudahan pada User untuk melakukan
pengeditan desain website karena ditampilkan secara visual. Penambahan desain
dan fungsi pada halaman website tidak harus dituliskan dalam satu baris kode,
tetapi dapat dilakukan dengan menempatkan elemen yang ada, hanya dengan
melakukan drag ke dalam dokumen website secara langsung dan cepat.
Aplikasi ini
dapat meng-import dan menyisipkan image atau movie yang dibuat dari aplikasi
lain, seperti file flash (.swf)
ataupun FLV, sehingga akan menghasilkan sebuah website yang lebih menarik.
2.9.4
Adobe
Photosop
Adobe Photosop adalah Perangkat
lunak aplikasi yang mengolah datagambar dan grafis untuk kebutuhan printing,
desain grafis. Membuat efek”glow”
pada foto. Biasanya ini digunakan untuk membuat kesan glamour pada foto. Foto di Web Design yang penulis buat. Berikut ini adalah caranya, Duplikat Background Layer. Aktifkan Layer background copy, ubah blending option menjadi screen. Beri Filter ke Blue dan Gaussian Blur. Kemudian dapat diatur sendiri nilainya
sambil melihat gambar asli yang penulis edit. Menu
yang sering digunakan dalam program Adobe Photoshop, seperti Create Glowing Effect Photo
fungsinya membuat efek, Membuat efek
bayangan
secara manual cara untuk membuat efek bayangan pada photoshop secara manual penulis Membuat
Refleksi Bayangan terdahulu gambar
bayangan
masih menampilkan warna dari obyek/modelnya. Membuat header
di website penulis, untuk membuat sebuah header, tentu perlu
program yang bisa mengolah/membuat gambar
dalam format bitmap. Ada banyak program
yang bisa digunakan, penulis memilih gambar yang familiar, biasa digunakan dengan Adobe Photosop.
2.9.5
Xampp
Menurut Riyanto (2010:1) XAMPP “merupakan
paket PHP dan MySQL berbasis open source,
yang dapat digunakan sebagai tools pembantu pengembangan aplikasi berbasis
PHP. XAMPP mengkombinasikan beberapa paket perangkat lunak berbeda ke dalam
satu paket”.
Sampai XAMPP versi 1.7.3, beberapa
paket yang dibundel adalah : Apache HTTPD, mod_autoindex_color
module, FileZilla FTP Server, Mercury
Mail Transport Agent, OpenSSL,SQLite, The Webalizer, msmtp (sendmail compatible SMTP client), MySQL, PrimeBass XT Storage
Engine For MySQL, PHP, eAccelerator extension, Xdebug extension, Ming
Extension, PDFlib Lite extension, PEAR, phpMyAdmin, FPDF Library, ADOdb,
Perl, CPAN, PPM, mod_perl, Apache::ASP.
2.9.6
Pembuatan
Website
Untuk
dapat membuat website dengan dukungan database dapat menggunakan program
seperti PHP. Sedangkan database yang dapat digunakan adalah MySQL. Untuk desain
/ tampilan web dapat menggunakan aplikasi Dreamweaver.
Untuk
membuat website dinamis hal yang harus dilakukan yaitu :
1.
Menganalisa permasalahan tentang bagaimana
web tersebut berfungsi,
2.
Menentukan struktur navigasi, terdiri
dari admin dan user,
3.
Mendesain dan membuat halaman web dengan
menentukan struktur desain web,
4. Mendesain pembentukan elemen, seperti perancangan
database dan struktur web,
5. Membuat penggabungan elemen atau koneksi
antara database dengan website tersebut,
6. Melakukan testing pada halaman web yang
sudah jadi,
7.
Upload dan Publikasi Web. Setelah suatu
website jadi, maka hal terakhir yang diperlukan adalah mengupload database
website pada webhosting.
DAFTAR PUSTAKA
Budi Sutedjo Dharma Oetomo, Ester Wibowo, Eddy Hartono
dan Samuel Prakoso. 2007.
Kadir, Abdul. 2008. Dasar Pemrograman Web Dinamis dengan
menggunakan PHP (Revisi). Yogyakarta: ANDI.
MADCOMS. 2010. Kupas Tuntas Adobe Dreamwever CS5 dengan pemrogramanan PHP dan MYSQL.
Yogyakarta: ANDI.
M. Shallahudin,
Rosa A.S. 2008. Java di Web. Bandung: Informatika
Pengantar Teknologi Informasi Internet, Konsep
dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi.
Prihatna, Hengky 2005. Kiat Praktis Menjadi Webmaster Profesional.
Jakarta: Elex Media Komputindo.
Rochaety, Tupi Setyowati dan Faisal Ridwan. 2011. Sistem Informasi
Manajemen. Jakarta :Mitra
Wacana Media
Sutabri, Tata.
2005. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta : Andi Offset.
Wahana Komputer. 2011. Mastering CMS Programming with PHP &
MYSQL. Yogyakarta:
ANDI.
Yuliano, Triswansyah. 2009. Pengenalan PHP. Diambil dari:
http://ilmukomputer.org/2009/03/28/pengenalan-php/ (28
Maret 2009)
|