Senin, 25 April 2016

TUGAS 3 SOFTSKILL BAHASA INDONESIA 2#



UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI

PENULISAN ILMIAH


 

 PERANCANGAN WEBSITE SEKOLAH 

SMPN 10 DEPOK MENGGUNAKAN PHP DAN MY SQL


Nama                          : Harum Rahayu

NPM                           : 19113721
Jurusan                      : Sistem Informasi
Pembimbing              : Singgih Jatmiko, S.Si., M.Sc.


Diajukan Guna Melengkapi Sebagai Syarat Dalam Mencapai Gelar Setara Sarjana Muda

UNIVERSITAS GUNADARMA

2016



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya, sholawat dan salam selalu tercurah pada junjungan Nabi besar Muhammad SAW, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan ilmiah dengan judul PERANCANGAN WEBSITE SEKOLAH SMPN 10 DEPOK MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL tepat pada waktunya.
Penulisan ilmiah ini dibuat guna melengkapi salah satu syarat untuk menyelesaikan jenjang S1 / Strata satu pada Universitas Gunadarma. Penulisan ilmiah ini merupakan sarana pengembangan dan pengujian atas apa yang pernah penulis dapatkan selama ini.
Dalam menyelesaikan penulisan ini disadari pula, bahwa tanpa bantuan dari berbagai pihak, baik berupa bimbingan, petunjuk, saran, keterangan dan data, serta dukungan dan dorongan yang diberikan kepada penulis, mungkin penulisan ini belum dapat diselesaikan. Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian penulisan ini, diantaranya:
1.      Ibu Prof. Dr. Hj. E.S. Margianti, SE., MM. selaku Rektor Universitas Gunadarma.
2.      Bapak Prof. Dr. rer. nat. Achmad Benny Mutiara, SSi., SKom. selaku Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi.
3.      Bapak Dr. Setia Wirawan, Skom., MMSI. selaku Ketua  Jurusan Sistem Informasi.
4.      Ibu Sri Nawangsari, SE., MM. Selaku koordinator PI.
5.      Bpk Singgih Jatmiko, S.Si., M.Sc. selaku Dosen Pembimbing, terima kasih atas segala bantuan dan bimbingannya dari persiapan hingga penyelesaian penulisan ini.
6.      Kedua orang tuaku yang telah banyak memberikan bantuan moril, materil dan semua fasilitas untuk penyelesaian penulisan ini dan untuk kakakku yang terus memberikan semangat kepadaku.
7.      Para staff Pengajar, Dosen Universitas Gunadarma yang telah membimbing penulis dalam menuntut ilmu.
8.      Bpk. H.Sahir, S.pd selaku Kepala Sekolah SMPN10 Depok.
9.      Untuk Kelas 3KA09 yang telah memberikan canda tawa

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan ini masih banyak kekurangan. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca guna perbaikan penulisan yang akan datang. Semoga penulisan ilmiah ini bermanfaat bagi semua pihak yang membacanya.

                                                                                                                 Depok, April 2016



                                                                                                                          Penulis
 
BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang
Teknologi dan informasi adalah bagian penting dari kehidupan manusia masa kini. Teknologi dan informasi berguna untuk membantu kerja manusia dalam berbagai bidang usaha, pendidikan maupun bidang lain yang memang memiliki kaitan terhadap teknologi dan informasi. Perkembangan teknologi dan informasi pada masa modernisasi dan globalisasi semakin menunjukkan perkembangan yang pesat.
Internet merupakan salah satu dari perkembangan teknologi itu sendiri. Adanya internet akan memudahkan dalam mencari informasi dari seluruh dunia, tanpa adanya batas halangan waktu, jarak, bahkan bahasa. Kini teknologi internet dalam pencarian informasi telah banyak dilirik oleh berbagai perusahaan, institusi pemerintah maupun institusi swasta, dengan menciptakan website sebagai sarana promosi, edukasi, bahkan komersial. Kini banyak sekali jenis-jenis website yang dapat dilihat di search engine, salah satunya yang banyak menjamur adalah website lembaga pendidikan (sekolah). Sekolah dapat mempromosikan yang berkaitan dengan kegiatan sekolah, visi misi kepada masyarakat umum melalui halaman website yang dimiliki.
Kondisi lembaga pendidikan SMPN 10 Depok pada saat ini memiliki beberapa permasalahan diantaranya yaitu, belum banyak masyarakat yang mengenal lembaga pendidikan SMPN 10 Depok karena letak sekolah yang berada dalam pedesaan serta sulitnya alumni untuk mendapatkan informasi mengenai lembaga pendidikan SMPN 10 Depok itu sendiri. Melihat permasalahan tersebut penulis membuat sebuah website lembaga pendidikan SMPN 10 Depok dengan menggunakan beberapa aplikasi seperti Adobe Photoshop CS5, Adobe Dreamweaver CS5, CSS, PHP dan MySQL.

1.2              Batasan Masalah
Pembuatan website lembaga pendidikan SMPN 10 Depok ini hanya membahas mengenai pembuatan aplikasi website yang berisi antara lain: informasi halaman beranda, tentang kami atau profil dari sekolah, galeri kegiatan, buku tamu, ekstrakulikuler, fasilitas, prestasi, informasi lulusan, informasi sekolah, denah lokasi, data guru serta grafik siswa. Adapun website ini dibuat dengan menggunakan Adobe Photoshop CS5, Adobe Dreamweaver CS5, CSS, PHP dan MySQL.
1.3              Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan ilmiah ini adalah membuat website lembaga pendidikan SMPN 10 Depok untuk memberikan informasi tentang lembaga pendidikan SMPN 10 Depok dan diharapkan dapat berguna bagi masyarakat.
1.4              Metode Penelitian
1.         Analisis Masalah
Pada tahap ini, penulis menganalisis suatu masalah tentang banyaknya masyarakat yang belum mengenal lembaga pendidikan SMPN 10 Depok dan sulitnya alumni dalam mendapatkan informasi lembaga pendidikan tersebut, sehingga penulis mencari solusi agar dapat memecahkan permasalahan tersebut dengan membuat website lembaga pendidikan SMPN 10 Depok.
2.         Mengumpulkan Isi Konten
Mengumpulkan isi/konten yang berhubungan dengan penulisan ilmiah ini. Isi/konten diperoleh melalui proses wawancara dan meminta data ke pihak lembaga SMPN 10 Depok.
3.         Membuat Struktur Navigasi
Membuat struktur navigasi, meliputi pembuatan struktur navigasi menu dan admin, beserta storyboard.
4.         Merancang Tampilan Website
Merancang desain output tampilan website dengan menggunakan Adobe Photoshop CS5 dan CSS.
5.         Membuat Coding Program
Tahap ini merupakan tahap implementasi dari tahap perancangan, yaitu mengubahnya menjadi bentuk yang dapat dimengerti oleh bahasa computer melalui proses coding, dengan membuat program dan database menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL.
6.         Uji Coba Website
Pada tahap ini, penulis melakukan ujicoba website. Apabila pengujian itu telah sesuai dengan rancangan program yang penulis buat, maka pemrograman tersebut dapat dikatakan berhasil.
7.         Implementasi
Tahap ini adalah tahap terakhir yang dilakukan penulis, yaitu mengupload dan mempublikasikan website.
1.5              Sistematika Penulisan
Sistematika penyajian dari penulisan ilmiah ini terdiri dari empat bab, setiap bab dapat terdiri dari beberapa sub-bab. Adapun sistematika tulisan ilmiah ini adalah sebagai berikut :


BAB I                         : PENDAHULUAN
Dalam bab ini diuraikan latar belakang penulisan, batasan masalah, metode penelitian, selanjutnya tujuan penulisan dan terakhir sistematika penulisan yang memberikan gambaran uraian penulisan yang terdapat dalam tulisan ilmiah ini.

BAB II            : LANDASAN TEORI

Bab ini berisikan penjelasan konsep-konsep dasar internet dan bahasa HTML untuk pembuatan halaman Web dan bentuk dasar struktur navigasi.

BAB III          : PEMBAHASAN

Bab ini berisikan pembahasan tentang langkah-langkah dan cara pembuatan sebuah halaman Web dimulai dari penulisan teks yang merupakan inti dari informasi melalui media Ms Word dan manipulasi/modifikasi halaman Web sampai dengan dipublikasikan di server Web.

BAB IV          : PENUTUP

Pada bab ini berisikan kesimpulan dan saran-saran.



BAB II
LANDASAN TEORI

2.1                Internet
            Internet berasal dari kata Interconnection Networking yang mempunyai arti hubungan berbagai computer dengan berbagai tipe yang membentuk suatu jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan melalui jalur komunikasi seperti telepon.
Yang mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini adalah protokol-protokol yang umum disebut TCP/IP. TCP (Transmission Control Protokol) yang memastikan bahwa semua hubungan kerja dengan benar, Sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari komputer satu ke komputer lain. TCP/IP secara umum antara lain berfungsi untuk memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat digunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data, dan lain-lain.
Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas internet, biasanya anda harus berlangganan ke salah satu ISP (Internet Service Provider) yang ada di kota anda. ISP ini biasa disebut Penyelenggara Jasa Internet.

2.1.1          Sejarah Internet
Internet awalnya merupakan suatu rencana dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Departement of Defense) pada sekitar tahun 60-an. Dimulai dari suatu proyek yang dinamakan ARPANET atau Advance Research Projects Agency Network. Beberapa universitas di Amerika diantaranya UCLA, Stanford UC Santa Barbara dan University of Utah, diminta bantuan dalam mengerjakan proyek ini dan awalnya telah berhasil menghubungkan 4 komputer di lokasi universitas yang berbeda tersebut. Perkembangan ARPANET ini cukup pesat jika dilihat dari perkembangannya pada saat itu. Sebagai gambarannya pada tahun 1977, ARPANET telah menghubungkan lebih dari 100 miniframe komputer dan saat ini terdapat 4 juta lebih host jaringan yang terhubung pada jaringan ini.
Jumlah sebenarnya dari komputer yang terhubung tidak dapat diketahui dengan pasti, karena perkembangan komputer yang terhubung dengan suatu jaringan semakin lama semakin besar. Karena perkembangannya yang pesat, jaringan koputer tidak lagi disebut ARPANET karena semakin banyak komputer dan jaringan-jaringan regional yang terhubung. Konsep ini kemudian berkembang dan dikenal dengan konsep internetworking. Oleh karena itu istilah internet menjadi semakin populer, dan orang-orang menyebut jaringan besar komputer tersebut dengan istilah internet.

2.1.2         Istilah-istilah pada internet
            Ada beberapa istilah yang sering digunakan apabila anda bekerja dengan internet, diantaranya yaitu :
1.      World Wide Web
Salah satu layanan dari internet adalah World Wide Web (WWW), layanan yang cukup baru dikembangkan dalam internet dan menjadi layanan aplikasi yang populer digunakan pemakai jaringan internet dan perkembangannya terus dilakukan sampai saat ini untuk menyempurnakan teknologi ini. WWW atau biasa disebut dengan Web saja , bekerja dengan menggunakan teknologi yang disebut Hypertext, yang kemudian dikembangkan menjadi suatu protokol aplikasi yang disebut HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Dengan adanya fasilitas ini menjadikan web sebagai suatu aplikasi yang paling luwes untuk menjelajahi internet.
Dengan menggunakan WWW, pengaksesan berbagi informasi di internet misalnya gopher, WAIS, ftp, mail dan sebagainya,dapat dilakukan dengan suatu cara yang umum. Dengan teknologi hypertext akan menggabungkan berbagai jenis representasi dan metode pengaksesan informasi dan menjadikannya dalam berbagi bentuk informasi seperti text, grafik, suara, animasi, video, dan sebagainya.
           
2.      Web Site
Merupakan tempat informasi dengan berdasarkan topik tertentu. Dimisalkan situs web ini sebagai sebuah buku yang berisi suatu topik tertentu.

3.      Web Page
Merupakan file text yang berisi tag-tag dengan format HTML, link ke file grafik atau halaman web lain. File-file ini disimpan pada server baik berupa internet maupun berupa intranet. Diumpamakan halaman web ini merupakan sebuah halaman khusus buku dari situs web tertentu.

4.      Web Server
Saat ini informasi yang didapat di internet tidak lagi hanya berbentuk text data, tetapi dapat berupa grafis yang interaktif dengan pemakai. Hal ini dimungkinkan dengan adanya teknologi WWW. Informasi WWW ini disimpan pada web server untuk dapat diakses dari jaringan internet. Macam-macam server yang terdapat pada jaringan internet antara lain seperti Transaction server, WAIS server,gopher server, IRC server, dsb.

5.      URL (Universal Resource Locator)
Pada penggunaan WWW, penunjukan suatu sumber informasi menggunakan suatu metode Universal Resource Locator (URL), yang merupakan konsep penamaan lokasi standart dari suatu file, direktori, komputer, lokasi komputernya, dan metode yang digunakan. URL tidak hanya dapat menunjukan ke suatu file tapi dapat juga menunjukan suatu query, atau dokumen dalam suatu database. Dengan URL ini akan didefinisikan lokasi dan metode pengaksesan file tersebut.

6.      Hyperlink

Merupakan cara utama sebagai penghubung antar halaman dan situs web dalam www dan biasanya disebut link.

2.2                Homepage
Sebelum mengakses berbagi macam informasi dalam suatu web site, kita akan menemui suatu web pembuka yang disebut dengan Homepage. Page ini merupakan halaman utama dari suatu web organisasi pemilik web site tersebut. Pada dasarnya homepage adalah suatu sarana untuk memperkenalkan secara singkat tentang isi keseluruhan web site.

2.3               Browser
Merupakan suatu aplikasi yang digunakan untuk memudahkan anda melakukan navigasi berbagai data dan informasi pada WWW. Salah sau web browser yang populer saat ini adalah Internet Explorer, Mozilla Firefox dan Nescape Communicator.

2.4               HTML
Jika hypertext dan HTML merupakan kunci dalam pembuatan WWW, kunci dalam pembuatan suatu web adalah HTML (Hypertext Markup Language). HTML memakai kode yang disebut tag, untuk memformat dan mendefinisikan text pada sebuah halaman web.
Web browser yang anda gunakan akan menerjemahkan kode-kode ini menjadi text halaman web dan grafik yang anda lihat di layar. Tag HTML tidak hanya sekedar memberitahu web browser cara memformat text dan menempatkan grafik. Hyperlink misalnya, memberitahu web browser untuk mencari halaman lain di internet dan menampilkannya di layar pemakai.
            HTML merupakan suatu sistem penulisan perintah dan formatting hypertext sederhana yang di tulis ke dalam dokumen text ASCII agar dapat menampilkan tampilan visual terintegrasi. Dengan kata lain dokumen akan di buat dalam aplikasi pengolah kata dan di simpan ke dalam format ASCII normal sehingga menjadi homepage dengan perintah-perintah HTML.

2.5               Struktur Navigasi
Struktur navigasi atau penjejakan adalah struktur atau alur dari suatu program. Struktur navigasi termasuk struktur terpenting dalam pembuatan aplikasi halaman Web dan gambarannya harus sudah ada pada tahap perencanaan. Peta penjejakan merupakan perancangan hubungan dan rantai kerja dari beberapa area yang berbeda serta dapat membantu mengorganisasikan seluruh elemen halaman Web dengan pemberian perintah dan pesan. Peta penjejakan juga memberikan kemudahan dalam menganalisa keinteraktifan seluruh obyek dalam halaman Web dan bagaimana pengaruh keinteraktifannya terhadap pengguna.
Peta penjejakan mempunyai beberapa ciri khas yang dapat digolongkan menurut kebutuhan akan obyek, kemudahan pemakaian, keinteraktifitasannya, dan kemudahan dalam pembuatan yang secara tidak langsung mempengaruhi waktu pembuatan suatu aplikasi halaman Web. Beberapa dasar struktur pembuatan halaman Web yaitu linier, hirarki, non linier, dan campuran.



2.5.1         Linier
Linier (satu alur) merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut. Struktur ini menampilkan satu demi satu tampilan layar secara urut menurut urutannya. Tampilan yang dapat ditampilkan pada struktur jenis ini adalah satu halaman sebelumnya atau satu halaman sesudahnya tidak dapat dua halaman sebelumnya atau dua halaman sesudahnya. Pada struktur penjejakan ini tidak diperkenankan adanya percabangan. Biasanya struktur ini digunakan untuk membuat Halaman Web Presentasi karena tidak terlalu menuntut keinteraksian tetapi hanya memerlukan keindahan dan kemudahan menampilkan data sebagai informasi.

Gambar 2.1  Struktur Navigasi Linier

2.5.2         Hirarki
Hirarki (bercabang) merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu. Tampilan pada menu pertama akan disebut sebagai Master Page (halaman utama kesatu), halaman utama ini akan mempunyai halaman percabangan yang dikatakan Slave Page (halaman pendukung). Jika salah satu halaman pendukung dipilih atau diaktifkan, maka tampilan tersebut akan bernama Master Page (halaman utama kedua), dan seterusnya. Pada struktur penjejakan ini tidak diperkenankan adanya tampilan secara linier.

Gambar 2.2 Struktur Navigasi Hirarki

2.5.3         Non Linier
Struktur penjejakan Non Linier (tidak berurut) merupakan pengembangan dari struktur penjejakan Linier. Pada struktur ini diperkenankan membuat penjejakan bercabang. Percabangan yang dibuat pada struktur Non Linier ini berbeda dengan percabangan pada struktur Hirarki, karena pada percabangan Non Linier ini walaupun terdapat percabangan, tetapi tiap-tiap tampilan mempunyai kedudukan yang sama tidak ada Master Page dan Slave Page.
           
Gambar 2.3 Struktur Navigasi Non Liner

2.5.4         Campuran
Struktur penjejakan campuran (composite) merupakan gabungan dari ketiga struktur sebelumnya yaitu Linier, Non Linier dan Hirarki. Struktur penjejakan ini juga biasa disebut struktur penjejakan bebas. Jika suatu tampilan membutuhkan percabangan, maka dapat dibuat percabangan, dan bila dalam percabangan tersebut terdapat suatu tampilan yang sama kedudukannya maka dapat dibuat struktur Linier dalam percabangan tersebut. Struktur penjejakan ini banyak digunakan dalam pembuatan aplikasi halaman Web sebab struktur ini dapat memberikan keinteraksian yang lebih tinggi.
Gambar 2.4. Struktur Navigasi Campuran

Setiap struktur peta penjejakan seperti yang baru dibahas mempunyai fungsi dan tujuan tersendiri, tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk. Penggunaan peta penjejakan bergantung kepada kebutuhan dan tujuan dari aplikasi halaman Web yang hendak dibuat. Misalnya Struktur Linear cocok untuk menyajikan cerita atau tutorial, sedangkan Struktur Hirarki lebih tepat untuk menyajikan divisi-divisi dalam sebuah perusahaan. Kedua hal tersebut sangatlah penting, karena sistem navigasi yang buruk akan membuat pengunjung mudah tersesat dan jengkel sehingga malas berkunjung lagi. Struktur penjejakan akan menentukan sistem navigasi yang digunakan pada perancangan halaman web. Semakin kompleks peta penjejakan yang digunakan, maka semakin sulit pula pembuatan aplikasi halaman Web dari peta penjejakan tersebut.

2.6               PHP
PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP disebut sebagai bahasa server-side scripting untuk membuat halaman web yang dinamis. Maksud dari server-side scripting adalah sintaks dan perintah-perintah yang dituliskan akan diproses terlebih dahulu di server, kemudian hasilnya akan ditampilkan lewat browser berupa kode-kode HTML.
Dengan demikian seorang pengguna internet tidak dapat melihat kode program yang ditulis dalam PHP sehingga keamanan dari halaman web menjadi lebih terjamin.

2.6.1         Kelebihan PHP
PHP memiliki kelebihan diantara bahasa pemrograman lain, diantaranya :
1.        Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
2.        Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan configurasi yang relatif mudah.
3.        Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
4.        Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
5.        PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.

2.7               Database
Basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut system manajemen basis data (database management system, DBMS).
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom. Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili dengan menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.

2.8               Structured Query Language (SQL)
Structured Query Language (SQL) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto (pada kenyataannya) merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.
SQL terdiri dari tiga bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL), Data Manipulation Language (DML) dan Data Control Languange (DCL). Implementasi ketiga bahasa ini berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD), namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI.

2.8.1         Data Definition Language
DDL merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk membangun kerangka atau struktur dari database. DDL juga berfungsi untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.
1)    CREATE
Perintah ini digunakan untuk membuat basis data maupun objek-objek basis data. dengan :
·         nama_field adalah nama kolom (field) yang akan dibuat. Beberapa    sistem manajemen basis data mengizinkan penggunaan spasi dan karakter nonhuruf pada nama kolom.
·         tipe_data tergantung implementasi sistem manajemen basis data. Misalnya, pada MySQL, tipe data dapat berupa VARCHAR, TEXT, BLOB, ENUM, dan sebagainya.
·         constraints adalah batasan-batasan yang diberikan untuk tiap kolom. Ini juga tergantung implementasi sistem manajemen basis data, misalnya NOT NULL, UNIQUE, dan sebagainya. Ini dapat digunakan untuk mendefinisikan kunci primer (primary key) dan kunci asing (foreign key). Satu tabel boleh tidak memiliki kunci primer sama sekali, namun sangat disarankan mendefinisikan paling tidak satu kolom sebagai kunci primer.



2)    ALTER
Perintah ini digunakan untuk mengubah atau memodifikasi struktur tabel yang telah dibuat sebelumnya. Database objek yang dapat dimodifikasi strukturnya dengan perintah ALTER adalah index, sequence, table, user, dan view.
3)    DROP
Perintah ini digunakan untuk menghapus objek pada database.
 
2.8.2         Data Manipulation Language
DML merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database yang telah terbuat dan tidak terkait dengan perubahan struktur dan definisi tipe data dari objek database. Perintah yang umum dilakukan adalah :
1)    SELECT
Perintah ini adalah perintah yang paling sering digunakan pada SQL, sehingga terkadang istilah query dirujukkan pada perintah SELECT. SELECT digunakan untuk menampilkan data dari satu atau lebih tabel, biasanya dalam sebuah basis data yang sama. Secara umum, perintah SELECT memiliki bentuk lengkap dengan:
·         kondisi adalah syarat yang harus dipenuhi suatu data agar ditampilkan.   Kondisi dapat dihubungkan dengan operator logika, misalnya AND, OR, dan sebagainya.
·         kondisi_aggregat adalah syarat khusus untuk fungsi aggregat. Beberapa SMBD memiliki fungsi aggregat, yaitu fungsi-fungsi khusus yang melibatkan sekelompok data (aggregat). Secara umum fungsi aggregat adalah :
        • SUM untuk menghitung total nominal data
        • COUNT untuk menghitung jumlah kemunculan data
        • AVG untuk menghitung rata-rata sekelompok data
        • MAX dan MIN untuk mendapatkan nilai maksimum/minimum dari sekelompok data
            Fungsi aggregat digunakan pada bagian SELECT. Syarat untuk fungsi aggregat diletakkan pada bagian HAVING, bukan WHERE.


2)    INSERT
Perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam tabel. Penggunaannya setelah database dan tabel selesai dibuat.
3)    UPDATE
Perintah ini digunakan untuk memperbarui data lama menjadi data terkini. Jika Anda memiliki data yang salah atau kurang up to date dengan kondisi sekarang, maka dapat diubah isi datanya menggunakan perintah UPDATE.
4)    DELETE
Perintah ini digunakan untuk menghapus data dari tabel. Biasanya data yang dihapus merupakan data yang sudah tidak diperlukan lagi. Pada saat menghapus data, perintah yang telah dijalankan tidak dapat digagalkan, sehingga data yang telah hilang tidak dapat dikembalikan lagi.

2.8.3         Data Control Languange
Data Control Language (DCL) merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk melakukan pengontrolan data dan server databasenya. Perintah DCL, di antaranya:
1)    GRANT
Perintah ini digunakan untuk memberikan hak/ijin akses oleh administrator (pemilik utama) server kepada user (pengguna biasa). Hak akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil (SELECT), menghapus (DELETE), mengubah (UPDATE), dan hak khusus berkenaan dengan sistem databasenya.
2)    REVOKE
Perintah ini memiliki kegunaan terbalik dengan GRAND, yaitu untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator.






2.9               Software - Software Aplikasi
2.9.1         MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL atau DBMS (database management system)  yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.
MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya; SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.
MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :
1.      Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
2.      Perangkat lunak sumber terbuka. MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.
3.      Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
4.      'Performance tuning', MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
5.      Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
6.      Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
7.      Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
8.      Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
9.      Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
10.  Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
11.  Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
12.  Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
13.  Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.

2.9.2         phpMyAdmin
phpMyAdmin adalah perangkat lunak yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP yang digunakan untuk pengelolaan basis data MySQL melalui World Wide Web. phpMyAdmin mendukung berbagai operasi MySQL, diantaranya (mengelola basis data, tabel-tabel, bidang (fields), relasi (relations), indeks, pengguna (users), perijinan (permissions), dan lain-lain).
Pengembangan phpMyAdmin dimulai pada tahun 1998 oleh Tobias Ratschiller seorang konsultan IT. Ratschiller menulis kode baru untuk phpmyadmin dan meninggalkan proyek phpMyAdmin pada tahun 2001. Sekarang, Oliver Muller meneruskan pengembangan phpMyAdmin di SourceForge bersama beberapa pengembang lainnya yaitu Marc Delisle, Michal ÄŒihaÅ™, Sebastian Mendel dan Herman van Rink.
Dengan phpMyAdmin, seseorang dapat membuat database, membuat tabel, mengisi data, dan lain-lain dengan mudah, tanpa harus menghafal baris perintahnya. phpMyAdmin merupakan bagian untuk mengelola basis data MySQL yang ada di komputer.

2.9.3         Adobe Dreamweaver
 Adobe Dreamweaver adalah sebuah HTML editor professional untuk mendesain web secara visual dan mengelola situs atau halaman web. Pada Dreamweaver terdapat beberapa kemampuan bukan hanya sebagai software untuk desain web saja tetapi juga untuk menyunting kode serta pembuatan aplikasi web dengan menggunakan beberapa bahasa pemrogaman web, antara lain JPS, PHP, ASP dan Coldfusion.
Dreamweaver merupakan software utama yang digunakan oleh Web Desainer maupun Web Programmer dalam mengembangkan suatu situs web. Hal ini disebabkan ruang kerja, fasilitas dan kemampuan Dreamweaver yang mampu meningkatkan produktifivas dan efektivitas dalam desain maupun membangun suatu situs web.
Fasilitas yang ada dalam Adobe Dreamweaver memberikan kemudahan pada User untuk melakukan pengeditan desain website karena ditampilkan secara visual. Penambahan desain dan fungsi pada halaman website tidak harus dituliskan dalam satu baris kode, tetapi dapat dilakukan dengan menempatkan elemen yang ada, hanya dengan melakukan drag ke dalam dokumen website secara langsung dan cepat.
Aplikasi ini dapat meng-import dan menyisipkan image atau movie yang dibuat dari aplikasi lain, seperti file flash (.swf) ataupun FLV, sehingga akan menghasilkan sebuah website yang lebih menarik.

2.9.4         Adobe Photosop
Adobe Photosop adalah Perangkat lunak aplikasi yang mengolah datagambar dan grafis untuk kebutuhan printing, desain grafis. Membuat efek”glow” pada foto. Biasanya ini digunakan untuk membuat kesan glamour pada foto. Foto di Web Design yang penulis buat. Berikut ini adalah caranya, Duplikat Background Layer. Aktifkan Layer background copy, ubah blending option menjadi screen. Beri Filter ke Blue dan Gaussian Blur. Kemudian dapat diatur sendiri nilainya sambil melihat gambar asli yang penulis edit. Menu yang sering digunakan dalam program Adobe Photoshop, seperti Create Glowing Effect Photo fungsinya membuat efek, Membuat efek bayangan secara manual cara untuk membuat efek bayangan pada photoshop secara manual penulis Membuat Refleksi Bayangan terdahulu gambar bayangan masih menampilkan warna dari obyek/modelnya. Membuat header di website penulis, untuk membuat sebuah header, tentu perlu program yang bisa mengolah/membuat gambar dalam format bitmap. Ada banyak program yang bisa digunakan, penulis memilih gambar yang familiar, biasa digunakan dengan Adobe Photosop.

2.9.5         Xampp
Menurut Riyanto (2010:1) XAMPP “merupakan paket PHP dan MySQL berbasis open source, yang dapat digunakan sebagai tools pembantu pengembangan aplikasi berbasis PHP. XAMPP mengkombinasikan beberapa paket perangkat lunak berbeda ke dalam satu paket”.
Sampai XAMPP versi 1.7.3, beberapa paket yang dibundel adalah : Apache HTTPD, mod_autoindex_color module, FileZilla FTP Server, Mercury Mail Transport Agent, OpenSSL,SQLite, The Webalizer, msmtp (sendmail compatible SMTP client), MySQL, PrimeBass XT Storage Engine For MySQL, PHP, eAccelerator extension, Xdebug extension, Ming Extension, PDFlib Lite extension, PEAR, phpMyAdmin, FPDF Library, ADOdb, Perl, CPAN, PPM, mod_perl, Apache::ASP.

2.9.6         Pembuatan Website
             Untuk dapat membuat website dengan dukungan database dapat menggunakan program seperti PHP. Sedangkan database yang dapat digunakan adalah MySQL. Untuk desain / tampilan web dapat menggunakan aplikasi Dreamweaver.
             Untuk membuat website dinamis hal yang harus dilakukan yaitu :
1.         Menganalisa permasalahan tentang bagaimana web tersebut berfungsi,
2.         Menentukan struktur navigasi, terdiri dari admin dan user,
3.     Mendesain dan membuat halaman web dengan menentukan struktur     desain web,
4.   Mendesain pembentukan elemen, seperti perancangan database dan struktur web,
5.   Membuat penggabungan elemen atau koneksi antara database dengan website tersebut,
6.       Melakukan testing pada halaman web yang sudah jadi,
7.     Upload dan Publikasi Web. Setelah suatu website jadi, maka hal terakhir yang diperlukan adalah mengupload database website pada webhosting.

DAFTAR PUSTAKA

Budi Sutedjo Dharma Oetomo, Ester Wibowo, Eddy Hartono dan Samuel Prakoso. 2007.

Kadir, Abdul. 2008. Dasar Pemrograman Web Dinamis dengan menggunakan PHP (Revisi). Yogyakarta: ANDI.

MADCOMS. 2010. Kupas Tuntas Adobe Dreamwever CS5 dengan pemrogramanan PHP dan MYSQL. Yogyakarta: ANDI.

M. Shallahudin, Rosa A.S. 2008. Java di Web. Bandung: Informatika
Pengantar Teknologi Informasi Internet, Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi.
Prihatna, Hengky 2005. Kiat Praktis Menjadi Webmaster Profesional. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Rochaety, Tupi Setyowati dan Faisal Ridwan. 2011. Sistem Informasi Manajemen. Jakarta :Mitra Wacana Media

Sutabri, Tata. 2005. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta : Andi Offset. 
Wahana Komputer. 2011. Mastering CMS Programming with PHP & MYSQL. Yogyakarta: ANDI.

Yuliano, Triswansyah. 2009. Pengenalan PHP. Diambil dari:
http://ilmukomputer.org/2009/03/28/pengenalan-php/ (28 Maret 2009)