Selasa, 14 Juni 2016

tugas penulisan 36 bahasa indonesia 2#

Menghindari Utang di Usia 20 Tahun, ini Cara Efektifnya

Usia 20 tahun merupakan masa di mana hidup Anda mengalami masa transisi untuk menjadi mandiri. Mulai dari lulus kuliah, mulai bekerja, menikah, pindah dari rumah orang tua, dan masih banyak lainnya. Anda mulai belajar meyeimbangkan antara utang atau tagihan dengan biaya lainnya yang dibutuhkan. Banyak orang yang tidak bisa mengatur keuangan di masa depan, hingga akhirnya menimbulkan banyak utang di masa tua selama bertahun-tahun.
Banyak orang yang tergiur dengan berbagai tawaran dari pemberi pinjaman, mulai dari cicilan dengan bunga rendah hingga kartu kredit. Tujuan awalnya memang untuk menyelamatkan masalah finansial, namun banyak yang akhirnya malah berujung pada hutang menumpuk. Nah, supaya tidak terjerat dengan utang, sebaiknya lakukan beberapa cara efektif berikut ini untuk menghindarinya.

1. Hindari Kartu Kredit

Hindari Penggunaan Kartu Kredit
Hindari Penggunaan Kartu Kredit via forbesimg.com

Sebagian orang berpikir bahwa kartu kredit merupakan sebuah penyelamat saat keadaan darurat terjadi. Ada juga yang berpikir bahwa kartu kredit bisa digunakan untuk meningkatkan reputasi untuk beberapa layanan kartu kredit lainnya jika kita menggunakan. Walaupun tujuan awalnya memang baik, namun godaan untuk menggunakan kartu kredit secara terus menerus akan selalu ada. Perusahaan kartu kredit akan membuat nasabahnya menjadi gemar berutang, apalagi jika mereka masih muda. Biasanya beberapa perusahaan memberikan iming-iming dengan bunga yang minim atau jangka waktu pembayaran yang panjang. Cara terbaik agar Anda bisa menghindari hal ini ialah tidak menggunakan kartu kredit.

2. Persiapkan Biaya Mendadak

Sebisa mungkin Anda mempersiapkan biaya mendadak untuk hal-hal yang tidak bisa diperkirakan yang akan terjadi. Mungkin saja mobil Anda rusak, Anda mengalami sakit, dan masih banyak lainnya. Sisihkan penghasilan Anda sekitar 15% setiap bulannya untuk biaya ini. Apabila Anda telah memiliki dana cadangan, maka potensi untuk berutang atau kehilangan uang pada pemasukan pokok tidak akan terjadi.

Baca Juga: 7 Ide Usaha Untuk Kamu Para Fresh Graduate

3. Jalani Kehidupan Sederhana

Jalani Kehidupan Sederhana
Jalani Kehidupan Sederhana via bemz.com

Barang-barang mewah memang bisa membuat bahagia, namun hanya untuk sementara. Mulai dari pakaian mahal, teknologi terbaru yang harganya selangit, makanan mahal, dan masih banyak lainnya. Semua itu memang dapat meningkatkan tingkat kehidupan sekaligus kepuasan Anda. Namun kehidupan mewah tersebut hanya akan membuat hidup Anda menjadi tidak tenang karena tumpukan utang. Anggap saja bahwa Anda tidak mampu untuk menjalankan hidup mewah, sehingga tidak akan ada keinginan untuk membeli barang-barang mewah yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan.

4. Perhatikan Barang yang Akan Dibeli

Anda harus memerhatikan apakah barang yang Anda beli telah sesuai dengan anggaran belanja yang dibuat atau tidak. Jangan gelap mata membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Apabila tidak sesuai, maka sebaiknya tunda dulu pembelian tersebut serta rencanakan untuk membelinya di waktu yang akan datang jika Anda memiliki anggaran untuk itu. Walaupun harus menunggu lama untuk membelinya, Anda akan bisa terhindar dari utang yang memusingkan. Tidak ada salahnya apabila Anda ingin membeli barang yang memang bukan kebutuhan pokok atau mendesak, namun lebih baik jika menabung terlebih dahulu untuk membelinya. Jangan pernah berpikir untuk berutang untuk membeli barang tersebut.

5. Berpikir Ulang Sebelum Membeli

Pikirkan dengan Matang Rencana Pembelian
Pikirkan dengan Matang Rencana Pembelian via wordpress.com

Sebelum membeli sesuatu, sebaiknya pikirkan dengan baik-baik. Jika perlu, pikirkan secara berulang. Apakah Anda memang membutuhkan mobil baru? Coba pikirkan, jika Anda membetulkan mobil lama apakah akan lebih baik karena bisa menghemat biaya pengeluaran. Mobil yang sudah lama bisa tetap kita gunakan ke mana saja, sehingga tidak perlu ditukar dengan yang baru. Anda masih bisa membenarkan mesinnya atau memolesnya menjadi seperti baru kembali.

6. Meminta Saran dari Orang Lain

Anda bisa meminta nasihat kepada orang yang memang sudah ahli mengatur keuangan. Coba cari orang di sekitar Anda yang mampu menabung dengan baik atau tahan untuk tidak berutang. Kemudian tanyakan bagaimana caranya dan apa rahasianya. Siapa tahu nasihatnya memang bisa memberikan dampak baik bagi Anda.

Baca Juga: 10 Tips Sukses Memulai Bisnis untuk Pemula

7. Hapus Kebiasaan "Lapar Mata"

Latih Mental agar Tidak Mudah Tergoda
Latih Mental agar Tidak Mudah Tergoda via yourcareeverywhere.com

Banyak orang yang sering mengalami hal ini. Istilah “lapar mata” digunakan untuk menyatakan sikap orang yang konsumtif dalam melihat sebuah barang atau hal lainnya. Misalnya saja, Anda sering melihat teman Anda yang berjualan online mengunggah foto-foto produknya di media sosial. Awalnya Anda hanya melihat saja. Anda juga tidak membutuhkan barang-barang tersebut. Lama kelamaan Anda malah menjadi tergoda untuk membeli. Hal ini memang sering terjadi ketika kita tidak tahu apa yang sebenarnya kita mau dan butuhkan. Dengan mudahnya kita bisa tergoda dengan produk-produk yang sebenarnya tidak dibutuhkan, diskon, atau promo kartu kredit. Tentu saja hal ini bisa menjebak kita. Membeli sesuatu dengan cara bayar di belakang hanya akan membuat awalan dari penumpukan hutang. Apalagi jika nominalnya tidak sesuai dengan pendapatan Anda. Selain itu, membayar kartu kredit yang tidak patuh bisa menjadi titik lemah Anda yang berakibat pada melambungnya nominal bunga kartu kredit.

8. Buang Perasaan Gengsi

Mulai dari sekarang, buang jauh-jauh perasaan gengsi di dalam diri Anda. Gengsi merupakan sebuah sikap yang erat kaitannya dengan pengeluaran uang. Perasaan gengsi dapat membuat seseorang bisa berbelanja atau membeli sesuatu di luar nalar, tentunya juga berpotensi untuk berutang. Hanya demi pengakuan saja, banyak orang rela memaksakan diri untuk membeli barang-barang yang tidak diperlukan secara konsumtif dan gelap mata. Utang pun akhirnya menumpuk untuk segera dibayar.

9. Buat Skala Prioritas

Berikan Prioritas Pada Kebutuhan Pokok
Berikan Prioritas Pada Kebutuhan Pokok via thelifeofsingleparents.com

Setelah Anda menyusun sebuah rencana anggaran, sebaiknya tetapkan skala prioritas mengenai kebutuhan Anda tersebut. Susun seluruh kebutuhan, mulai dari yang paling penting hingga yang kurang penting. Dengan menentukan prioritas tersebut, Anda bisa memilah mana kebutuhan yang penting dan mana yang dirasa kurang penting. Tentu saja perencanaan keuangan yang baik akan berpengaruh besar terhadap bebasnya Anda dengan utang.

10. Kurangi Kebiasaan Makan di Luar

Makan di luar memang sangat menyenangkan karena beragam hidangan pasti disajikan dengan cara yang menarik. Namun Anda harus ingat bahwa makan di luar akan membuat kantong Anda semakin tipis karena harganya. Coba kurangilah kebiasaan yang satu ini. Anda bisa memasak berbagai hidangan kesukaan di rumah. Selain lebih menghemat pengeluaran, kebiasaan makan di rumah juga bisa lebih mendekatkan Anda dengan keluarga. Anda bisa memiliki waktu yang lebih banyak untuk mengobrol dengan keluarga saat berada di satu meja makan yang sama. Tak hanya itu saja, makanan di rumah pasti kebersihannya lebih terjamin daripada di luar.

Belajar Mengelola Keuangan dengan Baik

Beberapa cara efektif di atas bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari apabila ingin menghindari utang yang menumpuk di usia 20 tahun. Usia 20 tahun-an merupakan usia di mana Anda mengalami banyak perubahan dalam kehidupan. Oleh karena itu, Anda perlu belajar mengelola keuangan untuk diri sendiri. Mungkin Anda akan tergoda pada lingkungan sekitar untuk membeli barang-barang mewah untuk mencari pengakuan dari orang lain. Sebaiknya buang jauh-jauh pikiran tersebut. Pikirkan kehidupan Anda di masa depan yang lebih baik tanpa utang atau cicilan sana sini. Memang semuanya akan terasa sulit untuk dilakukan, namun Anda harus yakin bahwa Anda akan memetik hasilnya di masa depan. Sebenarnya berutang itu tidak selamanya buruk. Namun banyak orang yang salah memanfaatkan hal ini. Malahan banyak orang yang akhirnya terjatuh akibat berutang, bukannya malah terbantu.
Selain itu, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk melepaskan diri dari jeratan utang. Anda harus menerapkan pola kehidupan yang terorganisir dengan baik setiap harinya agar selalu sehat. Mengapa hal ini begitu penting? Masalah kesehatan bisa mengganggu keseimbangan keuangan Anda kapan saja. Jika Anda jatuh sakit, maka Anda tidak bisa bekerja seperti biasa lagi. Aktivitas dan pekerjaan akan terganggu semua dan tidak bisa berjalan dengan normal. Tak hanya itu saja, jika sakit Anda juga harus membayar biaya perawatan di rumah sakit dan obat. Tidak sedikit orang yang akhirnya berutang karena terserang penyakit. Anda bisa menyiapkan proteksi diri dengan asuransi kesehatan. Agar saat jatuh sakit Anda tidak harus membayar sejumlah uang untuk biaya pengobatan, apalagi sampai berutang banyak di orang lain atau renternir.

daftar pustaka
https://www.cermati.com/artikel/menghindari-utang-di-usia-20-tahun-ini-cara-efektifnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar